Saudaraku Sekalian
Perasaan gembira yang muncul saat menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan adalah salah satu hal yang akan menyebabkan Allah mengucurkan ampunan bagi hamba-hamba- Nya . SubhanaLlah, sebuah perasaan gembira saja, sudah demikian besar ganjarannya, ...
Perasaan gembira tentunya akan melahirkan aktivitas-aktivitas yang mencirikan kesiapan dan kesungguhan kita didalam menyambut tamu yang mulia ini.
Pertama, mulailah dari kebersihan ...
Memasuki bulan Ramadhan hendaknya kita segera membersihkan diri ini dari segala maksiat dan dosa, mari kita bertaubat kepadaNya, memohon ampun atas segala hal yang kita telah lakukan selama sebelas bulan yang lalu, sekaligus bersyukur karena masih diberikan kesempatan utk berjumpa dengan Ramadhan di tahun ini. Meminta maaf kepada orang tua sebelum memasuki bulan Ramadhan juga hal yang perlu kita lakukan. Sekian lama kita meninggalkan mereka ditanah air, tentunya ada kewajiban-kewajiban kita sebagai anak yang terlupakan, belum lagi keutamaan-keutamaan dalam birul walidain yang tidak sempat kita laksanakan. Tak lupa, seorang suami minta maaflah kepada istri, pasti ada perkataan, perbuatan yang pernah melukai perasaan sang istri, begitu pula istri kepada suami, karena mungkin ada kewajiban-kewajiban yang belum tertuntaskan dengan baik. Orang tua kepada anak, tidak ada salahnya kita lakukan, dan justri ini akan menjadi suri tauladan yang berkesan bagi sang anak akan arti jiwa besar memulai sebuah permohonan maaf. Dan tak kalah penting, bagi kita, sesama ikhwah, wa bil khusus yang selama sebelas bulan lalu, mungkinb pernah mempunyai ‘peristiwa’ meretaknya ukhuwah, tentunya lebih pantas untuk segera melakukan proses ishlah ini. Insya Allah, dengan kebersihan hati ini, kemantapan ruhiyah akan kita dapatkan menjelang Ramadhan ini.
Masjid merupakan tempat berikut yang perlu kita bersihkan, karena disanalah sebagian besar aktivitas ibadah akan kita lakukan, khususnya i’tikaf bagi para bapak-bapak. Kenyamanan beribadah insya Allah akan membawa kepada kekhusyuan. Salah satu panduan tarhib bagi ikhwah ditanah air, adalah untuk bersama-sama masyarakat sekitar membersihkan masjid dan mushala disekitar, sebagai bentuk syi’ar menyambut Ramadhan.
Setelah itu adalah menghiasinya ...
Ketika sesuatu sudah bersih dan rapih, maka alangkah indahnya jika kita juga menghiasinya. Ya menghiasi dengan amal sholeh dan hiasan yang indah.
Mari sisihkan rezqi yang telah Allah titipkan ini kepada orang tua ditanah air, walaupun sebagian mereka berlebih dan berkecukupan, dan mungkin tidak akan pernah meminta kepada anaknya, tentunya Allah Maha Adil kepada para hambaNya yang pandai besyukur dan berterima kasih. Sisihkan juga rezqi kita kepada kerabat yang kurang mampu, anak yatim dan fakir miskin. Semoga dengan rezqi yang mereka terima, kebahagiaan akan terpancar dari hati mereka, doa yang mustajab akan mereka panjatkan; yang mungkin dari situlah Allah akan berkenan untuk mempermudah urusan istri kita, melunasi hutang suami kita, menjauhkan anak-anak kita dari musibah, begitu mungkin yang dapat saya tangkap dari tausiyah Ust.Yusuf Mansur.
Hiasi pula, rumah-rumah kita dengan hiasan-hiasan yang islami. Ajak anak-anak kita untuk bersama membuatnya. Dengan seperti ini, insya Allah anak-anak kita akan mendapatkan kesan yang sangat bermakna akan sebuah sambutan kepada Ramadhan
...
Semoga waktu yang masih ada dihadapan, memungkinkan kita untuk menyambut sang tamu agung ini dengan persiapan-persiapan tersebut ...
Wassalamu’alaikum wr wbr,
Abu Muhammad
Roseland, Sydney
Abu Muhammad
Tidak ada komentar:
Posting Komentar